Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS

Sejarah & Berbagai Jenis Gladiator

Nama Gladiator memang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Apa lagi setelah menonton film yang berjudul "Gladiator" atau "300" dengan kata-katanya yang populer, "THIS IS SPARTAN!!!!" yang ditayangkan di televisi. Pasti kita akan bertanya-tanya apa sebenarnya Gladiator itu??? Pasti sobat Blog-biasa ingin tahu kan. Berikut ulasannya.


Gladiator adalah orang-orang yang akan berjuang sampai mati pada masa Romawi kuno. Bangsa Romawi menikmati menonton perkelahian ini gladiator. Jika penonton memberi mereka jempol ke bawah, itu berarti "NO MERCY! KILL!!". Gladiator pertama kali dikenal dalam Perang pada 264 SM. Seorang Bangsawan bernama Junius Brutus dan putra-putranya, Marcus dan Decimus, menghidupkan kembali kebiasaan Etruscan yaitu memiliki budak pertarungan di sebuah pemakaman seorang pemimpin besar. Hal itu diyakini bahwa korban persembahan akan menyenangkan para dewa. Dalam upacara yang berlangsung di Boarium Forum, tiga pasang budak bertempur sampai mati.

Gladiator Sebagian besar adalah tawanan perang, penjahat, atau budak. Mereka dilatih di sekolah, yang dimiliki oleh pemerintah Romawi. Mereka menggunakan pedang kayu untuk pelatihan. Pada perkelahian gladiator, danau buatan yang kadang-kadang digunakan. Ketika danau-danau sedang kosong, mereka akan melawan binatang liar disana. Harimau, kerbau, singa, beruang, gajah, dan hewan apa yang bisa mereka temukan baik akan dibantai atau tukang daging seorang budak. Gladiator bertarung berlangsung selama sekitar 700 tahun. Olahraga seperti tinju dan gulat mengambil akar dari perkelahian gladiator. 

JENIS-JENIS GLADIATOR 

1. The Secutor
gladiator
The Secutor, juga dikenal sebagai pemburu, namanya diambil dari teknik juangnya. Dia mengejar lawannya di seluruh arena. Dia memakai helm bulat dengan lubang mata bulat yang sangat kecil. lengan kanannya ditutupi dengan kulit atau band metal, dan tangan kanannya membawa sebuah pedang pendek atau belati. Dengan tangan kirinya dia membawa perisai dan di kaki kirinya, ia mengenakan kaki penjaga disebut okrea, jadi sisi kiri benar-benar dilindungi. 

2. The Retiarius
gladiator
Retiarius ("orang jaring" atau "petarung jaring") adalah gladiator Romawi yang bertarung dengan perlengkapan yang mirip seperti nelayan. Perlengkapan retiarius antara lain jaring berpemberat (rete), trisula bercabang tiga (fuscina atau tridens), serta sebilah belati (pugio). Retiarius mengenakan sedikit pelindung, hanya memakai leindung lengan (manica) dan pelindung bahu (galerus). Bisanya pakainnya hanyalah cawat (subligaculum) yang diikat dengan sabuk, atau tunik pendek dengan sedikit lapisan. Dia tidak mengenakan alas kaki apapun.


3. The Hoplomachus

gladiator
The Hoplomachus adalah budak berat lapis baja. Tipe Gladiator ini juga memiliki helm yang menutupi wajahnya. Sebelum August memerintah, mereka disebut Samnites, tapi setelah August menjadi kaisar mereka disebut Hoplomachus. 

4. The Mirmillo
gladiator


Murmillo (kadang-kadang dieja mirmillo atau myrmillo) adalah jenis gladiator selama masa Imperial Romawi. Gladiator kelas murmillo diadopsi pada awal periode imperial untuk menggantikan Gallus yang lebih awal, yang dinamai sesuai tentara Galia. Karena orang Galia yang menghuni Italia telah menyatu dengan orang Romawi pada masa pemerintahan Augustus, maka dirasa tidak pantas jika mereka tetap ditampilkan sebagai musuh yang asing;[diragukan – diskusikan] dengan demikian gladiator kelas Gallus pun dihilangkan.

Contoh pertarungan antara murmillo melawan jenis gladiator lainnya dapat dilihat pada lukisan dinding dan grafiti di Pompeii. Dalam satu contoh yang cukup jelas, seorang murmillo bernama Atillus, yang melakukan satu pertandingan dan meraih satu kemenangan, digambarkan berdiri di atas orang yang telah dikalahkannya, yaitu Raecius Felix, seorang gladiator dengan catatan dua belas pertandingan dan dua belas kemenangan. Musuhnya diperlihatkan berlutut, tak bersenjata dan tak memakai helm. Grafiti menggambarkan bahwa Felix berhasil bertahan hidup dan diberi pembebasan (manumisi).


5. The Thracian
gladiator
The Thracian adalah budak ringan lapis baja yang membawa perisai yang sangat kecil atau persegi disebut Parma dan pedang melengkung disebut sebuah Sica. Helmnya memiliki puncak besar dalam bentuk griffin. Dia memakai sepatu lapis baja dan perawakannya sangat tinggi. Thracians biasa bertarung dengan gladiator lapis baja berat. 

Demikian sejarah singkat tentang Gladiator. Sebenernya ini artikel bule, cuma ane translate with little help from gugel trenslet jadi maap kalo agak acak-acakan ehehehe
semoga bermanfaat, see ya sob

2 komentar:

Reader yang baik selalu memberi feedback :)